Kemudahan Perizinan Jadi Sinyal Positif untuk Investor

SAMARINDA, jendelakaltim.id – Penyederhanaan perizinan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai memberi harapan baru bagi pelaku usaha dan calon investor yang selama ini menghadapi birokrasi berbelit. Langkah reformasi regulasi tersebut dinilai dapat mempercepat aktivitas bisnis sekaligus meningkatkan kepastian usaha di daerah.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjelaskan, perubahan ini merupakan respons terhadap pelbagai keluhan pelaku usaha tentang panjangnya proses administrasi.

“Aturan-aturan yang menghambat kegiatan usaha dapat dirampingkan agar aktivitas ekonomi bisa pulih lebih cepat,” ujarnya, Jumat (12/12/25).

Pelaku usaha menyambut baik kehadiran langsung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam forum diskusi. Upaya ini memungkinkan dialog lebih terbuka mengenai hambatan lapangan, termasuk lamanya waktu verifikasi dan kurangnya kepastian proses. Dengan reformasi ini, waktu layanan diharapkan lebih cepat tanpa menurunkan kualitas pengawasan.

Penyederhanaan perizinan juga memberi sinyal positif kepada investor yang tengah mencari lokasi strategis di luar Pulau Jawa. Kaltim, yang kini berada dalam orbit pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), dipandang memiliki peluang ekonomi besar. Dengan prosedur yang lebih mudah dan adaptif, investor menilai risiko usaha menjadi lebih terukur.

Ia memastikan, kemudahan tidak berarti lemahnya pengawasan. Menurutnya, pemerintah tetap menjaga standar teknis, keselamatan, dan perlindungan lingkungan agar kualitas investasi tetap terjamin.

“Kita ingin ekonomi bergerak cepat, tetapi tetap dalam koridor yang benar,” tegasnya.

Pelaku usaha lokal pun berharap reformasi ini terus berlanjut, terutama bagi sektor UMKM yang kerap terkendala kapasitas administrasi. Jika prosedur semakin ringkas, UMKM dapat tumbuh lebih cepat dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Dengan reformasi perizinan yang lebih efisien, Kaltim dipandang siap memasuki fase percepatan ekonomi baru. Pelaku usaha dan investor kini menunggu implementasi lapangan yang konsisten agar manfaat deregulasi dapat dirasakan hingga ke tingkat operasional. (adp)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button