Kaltim Disebut ‘Giant Basin’, Simpan Potensi Energi dan Mineral Besar

SAMARINDA, jendelakaltim.id – Pada Seminar Nasional Geologi Borneo Earth Science Summit, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, memaparkan besarnya potensi sumber daya alam Kaltim dari sudut pandang geologi. Dengan latar belakang sebagai geolog lulusan UPN Veteran Yogyakarta dan Curtin University, Seno menjelaskan, Kaltim merupakan giant basin atau cekungan raksasa yang terbentuk pada periode sedimentasi sangat panjang.
Menurutnya, kondisi tersebut menghasilkan lapisan batuan tebal dan kaya akan hidrokarbon maupun mineral. Ia menyebut Kaltim menyimpan cadangan yang meliputi ratusan juta barel minyak, miliaran SCFD gas, serta miliaran ton batu bara. Selain itu, lapisan permukaan banyak mengandung pasir kuarsa berkualitas tinggi.
“Kalimantan Timur ini luar biasa. Kekayaan minyak, gas, batu bara, hingga pasir kuarsanya merupakan hasil proses geologi jutaan tahun,” ujar Seno.
Ia menjelaskan, aktivitas tektonik di wilayah utara hingga tengah Kalimantan membentuk sistem lipatan besar (giant folds) yang memicu mineralisasi emas. Jalur emas tersebut kini menjadi lokasi tambang-tambang besar seperti di Seruyung (Kaltara), Kutai Barat, hingga Kalimantan Tengah. Bahkan, potensi nikel juga mulai ditemukan di wilayah Paser.
Forum akademik yang menghadirkan pakar geologi nasional tersebut juga memetakan peluang riset lanjutan agar mendukung industrialisasi daerah. Para ilmuwan menyebut potensi geologi Kaltim dapat menopang industri energi, metalurgi, hingga industri strategis berbasis mineral.
Selain potensi, seminar juga menekankan perlunya mitigasi kerentanan geologi, terutama pada wilayah yang rawan longsor atau memiliki struktur batuan tidak stabil.
Ia menegaskan, generasi muda harus melihat ilmu geologi sebagai bidang masa depan.
“Ilmu geologi sangat relevan dan menjanjikan. Kaltim menyimpan potensi yang harus dikelola oleh anak muda berkelas dunia,” katanya.
Dirinya berharap seminar ini menjadi agenda tahunan untuk memperluas wawasan dan memetakan peluang baru bagi pengembangan sumber daya alam Kalimantan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. (adp)



